Mencetak Generasi Qur'ani, Berakhlakul Karimah, dan Siap Berdakwah
Daftar SekarangKehadiran sekolah formal di pondok pesantren seringnya mengakibatkan hilangnya identitas dan jati diri pesantren. Hal ini terjadi karena kurikulum pendidikan sekolah formal mendominasi pendidikan di pesantren. Santri lebih banyak sekolah daripada menyantren. Padahal membentuk santri menjadi manusia yang berkepribadian Islam mestilah menjadi tujuan pendidikan di pesantren. Tujuan ini akan menjadi berat dan akan jauh dari harapan ketika santri belajar pendidikan agama hanya di waktu sisa karena tuntutan kurikulum sekolah formal.
Pondok Pesantren Asmaul Husna dengan berbagai lembaga menggagas Pesantren Efektif, yaitu pesantren dimana kurikulum non-formal pesantren beserta budaya pesantren yang Islami tetap mendominasi kehidupan belajar santri bersamaan dengan adanya kurikulum formal melalui penerapan strategi pembelajaran terpadu (integrated learning strategy).
Strategi pembelajaran terpadu (integrated learning strategy) adalah strategi pembelajaran yang mempertautkan semua mata pelajaran dengan menjadikan mata pelajaran normatif sebagai acuan dari mata pelajaran lain dengan pendekatan teknik penilaian (assessment). Dengan strategi pembelajaran terpadu, pembelajaran akan efektif, optimal, dan tentu sangat bermakna, sehingga peserta didik akan memiliki waktu yang sangat banyak untuk belajar agama dan berlatih amal.
KURIKULUM NORMATIF Mengikuti Kurikulum Madrasah Al-Qur’an: (1) Al Qur’an: Tilawah, Tahfidz, Tajwid, (2) Bahasa Arab: At-Takallum, An-Nahwu, Ash-Sharf, Al-Kitabah, Al Qiro-ah, Al-Balaghah, (3) Tsaqofah Islam: Al-Fikru Al-Islamiy, At-Tafsir, Al-Hadits, Al-Adab, At-Tarikh, Al-Fiqh, Ushulul Fiqh.
KURIKULUM ADAPTIF Mengikuti kurikulum yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA (Paket A/B/C). Dilaksanakan melalui strategi belajar terpadu dengan pendekatan materi: (1) Materi Pemikiran Islam (MPI), (2) Materi Sejarah, Politik, dan Peradaban (MSPP), (3) Materi Literasi Pengetahuan Sosial (MLPS), (4) Materi Literasi Sains (MLS), (5) Bahasa Inggris (BIG), dan (6) Matematika Terapan (MAT).
EKSTRAKURIKULER Kepanduan, olahraga nabawiy, Majelis Maulid, memasak, menjahit, merajut, budidaya pertanian, berdagang. Semua dilaksanakan secara terjadwal dan dengan tahapan.
Kurikulum diimplementasikan sesuai tahapan belajar Madrasah Al-Qur’an dari Tingkat Ibtidaiyah (setara SD), Mutawashithah (setara SMP), hingga Tsanawiyah (setara SMA) melalui strategi pembelajaran terpadu (integrated learning strategy).
Santri belajar dikelompokkan menurut kemampuannya (ability based learning). Adapun kelas secara formal mengikuti usia.
(1) Sarana, Paket Seragam, Paket Kitab/Buku Tahun Pertama, dan Raport Rp3.000.000,00
(2) Nafkah Bulanan untuk Pesantren Juli 2025 Rp1.000.000,00
(3) Shodaqoh Pengembangan Pendidikan Rp2.000.000,00 (bisa diangsur)
Segera daftarkan putra-putri Anda untuk bergabung bersama kami dan menjadi bagian dari generasi Qur'ani yang tangguh dan berakhlakul karimah.
Daftar
Lembaga penelitian dan pengembangan Pendidikan Islam
Lembaga pengembangan psikologi praktis berbasis pemikiran Islam
Sekumpulan Ulama/Masyayikh Al-Azhar Mesir yang memberikan perhatian terhadap pengajaran Islam